header-int

STAI Panca Budi Gelar Seminar Pendidikan Anak Usia Dini dan Penandatanganan MoU

Senin, 27 Agu 2018, 15:19:47 WIB - 304 View
Share
STAI Panca Budi Gelar Seminar Pendidikan Anak Usia Dini dan Penandatanganan MoU

STAI News, Simalungun-Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Panca Budi Perdagangan menggelar seminar Pendidikan Islam Anak Usia Dini dengan tema “Memahami Permasalahan Anak Dalam Pendidikan Anak Usia Dini”. Seminar berlangsung di Aula Sekretariat Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) Kabupaten Simalungun di Jln. Perdagangan-Siantar Huta I Nagori Marihat Bandar Kecamatan Bandar Kabupaten Simalungun, Jumat (24/8).

Dari  info yang diperoleh, Jumat (24/8) menyebutkan, seminar yang diikuti sekitar 60 peserta itu menampilkan dua orang pembicara. Mereka adalah  Oktofandy, M.Psi, Psikolog,. (Pendidik dan Pakar Psikolog, Medan), Syahrizal, M.Psi, Psikolog (Pakar Psikologi, Medan).

Dalam pemaparannya Oktofandy menyebutkan, guru Raudhatul Athfal (RA) harus mengerti karakter anak usia dini agar guru dapat mendidik dan mengayomi serta memberikan pendidikan yang baik bagi anak. Namun disisi lain selayaknya lembaga pendidikan formal kedepan harus memiliki seorang psikolog agar dapat memecahkan setiap permasalahan-permasalahan yang timbul oleh anak. Karena sejatinya setiap anak lahir dalam kondisi fitrah yang sesuai dengan tertuang dalam Hadits Nabi yang mengatakan setiap anak yang lahir semuanya dalam kondisi suci (fitrah).

Karakteristik lain anak-anak usia dini adalah  suka menikmati, mendengarkan dan membaca cerita;  seringkali mudah mengalihkan perhatiannya ketika sedang mengerjakan tugas, memikirkan diri sendiri tapi pada  saat yang bersamaan terpengaruh oleh orang lain.

Sedangkan karakteristik spiritual anak usia dini: memiliki kesadaran yang terus berkembang bahwa Tuhan adalah nyata; cenderung memiliki konsep ketuhanan yang sangat sederhana, memiliki kesiapan untuk menerima apa yang anda katakan tentang Tuhan. Karena itu kepada mereka ceritakan kisah-kisah nabi dan kisah-kisah dari kitab suci.  “Karakteristik lainnya adalah dapat mengembangkan sikap menuruti perintah dan larangan Tuhan,” paparnya.

Okto menjelaskan, guru PAUD haruslah berilmu. “Sebab,  dengan ilmu kita bisa mengetahui psikologi anak, misalnya mengapa anak tidak mau menyanyi, harus dicari tahu mengapa sebabnya, dan lain-lain,” ujarnya.

Pembicara lainnya, Syahrizal, Ia menjelaskan, anak-anak PAUD tidak boleh diajari membaca, menulis, dan berhitung (calistung). Pendidikan atau cara belajar anak usia dini dilakukan dengan bermain dan bernyanyi. Anak-anak tidak boleh dipaksa membaca, menulis dan berhitung.

Syahrizal memaparkan, karakteristik anak usia dini antara lain: berpikir konkret berdasarkan makna, tidak abstrak; belajar banyak hal melalui pengalaman mereka di rumah; belajar banyak hal dengan seluruh tubuh mereka; senang merasakan, menyentuh, bergerak, menjelajah, dan membau. “Selain itu, mereka  juga sering menggunakan bahasa orang dewasa. Karena itu kita mesti hati-hati karena anak usia dini merupakan masa-masa mengikuti,” tuturnya.

Menurut Syahrizal, anak usia dini merupakan usia emas, usia yang sangat mendasar bagi perkembangannya. Perkembangan anak usia dini sangat luar biasa, baik kognitif, afektif maupun psikomotor. “Biarkan anak berimajinasi. kata Syahrizal.

Ia juga mengemukakan, anak usia dini jangan diajarkan hal-hal yang sulit seperti belajar bahasa arab, misalnya. Kasihan otaknya. Ajarkan saja bahasa Indonesia yang memang sudah menjadi lingkungannya.

Anak tidak perlu menulis. “Kalau salah ketika menggambar, misalnya, jangan dimarahi. Anak-anak harus belajar sambil bermain,” tuturnya.

Dalam seminar yang diprakarsai oleh STAI Panca Budi Perdgangan diawali acara penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) antara STAI Panca Budi Perdagangan yang ditandatangani oleh Ketua STAI Panca Budi Bapak Febrilian Lestario, M.Si., dengan tiga IGRA Sekaligus yaitu IGRA Kabupaten Simalungun ditandatangani oleh Bapak Asbi Wiarso, S.Pd.I., IGRA Kabupaten Batu Bara ditandatangani oleh Drs. Khairul Sofyan, M., IGRA Kota Pematangsiantar oleh Bapak Hendra Purba, S.Pd.I.

STAI Panca Budi saat ini memiliki tiga Program Studi (Prodi) yaitu Prodi Hukum Ekonomi Syariah/Muamalah, Prodi Perbankan Syariah, dan Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini.

Unidha Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Pancabudi resmi menjadi SEKOLAH TINGGI dengan nama Sekolah Tinggi Agama Islam PANCABUDI. Keputusan tersebut diresmikan dengan surat keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI yang diterima pihak yayasan pada tanggal 3 September 2014 lalu. Ketua Yayasan STAI PANCABUDI PERDAGANGAN mengatakan bahwa telah mengupayakan proses naik kelas menjadi SEKOLAH TINGGI TERBAIK.
© 2020 STAI PANCABUDI PERDAGANGAN Follow STAI Pancabudi Perdagangan : Facebook Twitter Linked Youtube